Gunung Sewu

Indonesian Cave and Karst Journal

AGRESIVITAS AIRTANAH KARST SUNGAI BAWAH TANAH BRIBIN, GUNUNG SEWU

Posted by gunungsewu on November 12, 2006

AGRESIVITAS AIRTANAH KARST SUNGAI BAWAH TANAH BRIBIN, GUNUNG SEWU

Oleh : Tjahyo Nugroho Adji
Kelompok Studi Karst Fakultas Geografi UGM (adji_bruang@yahoo.com)

ABSTRAK

Agresivitas airtanah karst yang disini didefinisikan sebagai kemampuan air untuk melarutkan batuan karbonat mempunyai arti penting bagi kelangsungan debit air Sungai Bribin yang akhir-akhir ini akan ditingkatkan kapasitas pelayanannya bagi masyarakat yang tinggal di kawasan karst Gunung Sewu dan sekitarnya. Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan derajat agresivitas airtanah Sungai Bribin dari hulu ke hilir. Wilayah yang dikaji adalah daerah tangkapan hujan tentatif Sungai Bribin yang dimulai dari sebuah ponor di S. Pentung sebagai inlet Sungai Bribin dan berakhir di Gua Bribin sebagai outlet.

Tiga puluh sembilan gua (39) gua yang terlingkup dalam daerah tangkapan Sungai Bribin dipetakan, dideskripsikan dan kemudian 8 gua diambil sampel airnya untuk dianalisis di laboratorium yang meliputi kation (Ca2+, Mg2+, Na+, K+) dan anion (Cl, SO42-, HCO3). Selanjutnya, setelah tipe kimia airtanah ditentukan, analisis untuk mengenali agresivitas airtanah yang digunakan adalah diagram agresivitas kimia pada sistem pH – ToC – CaCO3 (derajat keasaman-suhu-kesadahan) yang kemudian dipakai untuk menghitung selisih pH (∆pH) dan selisih TAC (∆TAC) yang selanjutnya dipakai untuk mengklasifikasikan derajat agresivitasnya. Selain itu, pendekatan nilai indeks kejenuhan (saturation indices=SI) juga digunakan untuk mengenali derajat proses-proses hidrogeokimia terhadap mineral kalsit.

Hasil analisis menunjukkan bahwa di daerah tangkapan hujan S. Bribin terdapat pola kecenderungan menurunnya tingkat agresivitas dari hulu ke hilir. Pada inlet S. Pentung (hulu) mempunyai derajat agresivitas yang tinggi dan mengalami penurunan sedikit demi sedikit kearah hilir dan akhirnya mencapai kondisi yang mendekati setimbang di Gua Bribin (hilir). Selanjutnya, analisis nilai SI menunjukkan bahwa proses pelarutan mineral kalsit merupakan proses yang dominan dari hulu sampai hilir, walaupun nilai SI sudah mendekati nilai 0 di hilir (l. Jurangjero dan G. Bribin) yang berarti kondisi tidak melarutkan (equilibrium) hampir tercapai. Sementara itu fenomena menarik teramati pada sampel G. Sodong yang merupakan bocoran sistem Bribin dimana air bertipe agresif dengan nilai SI terhadap kalsit = -0,43 yang mengindikasikan kebocoran masih mungkin terjadi pada masa mendatang.

Kata kunci : airtanah karst, agresivitas, indeks kejenuhan

Abstract in english

2 Responses to “AGRESIVITAS AIRTANAH KARST SUNGAI BAWAH TANAH BRIBIN, GUNUNG SEWU”

  1. yuli said

    ass.

    saya mahasiswi jurusan teknik lingkungan ITB, mengambil spesialisasi pengolahan air bersih. saya mengambil tema skripsi desain pengolahan air minum gunungkidul karena kandungan kalsium karbonat.selama ini PDAM setempat belum mempunyai instalasi pengolahan untuk kesadahan yang tinggi.

  2. ali mahfud said

    sebenarnya masalah pengelolaan air di indonesia masih sangat minim ‘karena keminiman tersebut menyebabkan banyak bencana yang melanda tanah air indonesia .saya sangat apresiatif kepada para pemerhati lingkungan di negeri ini .baik pemerhati dari kalangan akademisi maupun yang lainnya .secara profesionalis khususnya dari pihak akademisi mungkin lebih akurat .maka dari itu saya sangat ,engharaokan untuk terus mengembangkan riset tentang air di negeri tercinta ini ,agar indonesia terlepas dari bencana yang silih berganti .maju terus mahasiswa UGM,buktikan buktikan kepada dunia kekuatan intelektualanmu,oke………………………………

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: