Gunung Sewu

Indonesian Cave and Karst Journal

Sungai Bribin Tersumbat, Diledakkan; Akibat Gempa, Longsoran Capai 1000M3

Posted by gunungsewu on November 10, 2006

Wednesday, 08 November 2006,
Sungai Bribin Tersumbat, Diledakkan; Akibat Gempa, Longsoran Capai 1000M3

YOGYA (KR) – Akibat gempa bumi tektonik 27 Mei lalu, kelanjutan pembangunan Proyek Bribin di Semanu Gunungkidul, terganggu. Sebab, gempa tersebut menyebabkan bebatuan di dinding Goa Bribin longsor. Diperkirakan longsoran bebatuan mencapai 1.000 meter kubik dan sebagian menutup sungai di bawah tanah. Untuk mengeluarkannya, bisa diatasi dengan cara meledakkan reruntuhan tersebut.

“Tidak mudah tentunya untuk mengeluarkan longsoran material batu di dalam goa tersebut. Setelah bisa dikeluarkan, baru pembangunan Proyek Bribin bisa dilanjutkan. Bahkan kemungkinan bebatuan itu harus diledakkan dulu supaya bisa diangkut keluar,” ujar Wakil Bupati Gunungkidul Hj Badingan SSos saat berdialog dengan Komisi VII DPR RI di Kepatihan Yogyakarta kemarin.

“Batu-batu tersebut perlu diledakkan dulu sebelum diangkut ke luar. Kami perkirakan untuk mengangkut material bebatuan itu dibutuhkan sekitar 250 truk. Setelah itu baru bisa dilaksanakan kembali pengerjaan selanjutnya,” kata Badingah.

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Permukiman dan Prasarana Wilayah (Kimpraswil) DIY, Ir Bayudono, akibat timbunan material, pelaksanaan pembangunan proyek Dam Bribin menjadi tertanggu, setelah air menutupi lokasi pekerjaan. Agar air sungai bawah tanah tersebut dapat mengalir kembali ke arah lautan, maka timbunan lapisan tanah dan batu yang menutupi alur sungai harus dibuka. Membuka kembali alur tersebut cukup sulit dan harus dilakukan dengan meledakkan timbunan yang menutupi sungai.

Dikemukakan, untuk meledakkan, memang harus mendapat izin dari instansi yang berwenang, seperti kepolisian dan militer dan izin tersebut telah dikantongi. “Saat ini kita tinggal mencari ahli yang dapat meledakkan sumbatan sungai Bribin tersebut. Jangan sampai ledakan yang ditimbulkan tidak tepat,” ujarnya.

Tertimbunnya alur sungai bawah tanah Bribin ini mengundang keprihatinan Komisi D DPRD DIY. Menurut Wakil Ketua Komisi D, Supriyono SIP, proyek Goa Bribin ini sebagian dananya diambil dari APBD DIY. Sehingga pihaknya akan meninjau proyek pasca gempa.

Sementara mengenai pengembangan potensi sumber energi alternatif lainnya, Badingah mengungkapkan, di Kabupaten Gunungkidul tahun ini memang mulai dikembangkan tanaman jarak pagar seluas 77.000 hektar atas kerjasama Pemkab Gunungkidul dan Pemprop DIY. Sedang komoditas lain yang juga dikembangkan yakni tanaman singkong seluas 662.000 hektar. “Direncanakan penanaman jarak pagar untuk pengembangan bioenergi tersebut selesai tahun 2007 secara bertahap. Namun apabila sampai 2007 belum selesai, akan dilanjutkan pada tahun berikutnya,” katanya.

Menurut Badingah, kendati tanaman jarak sangat potensial dikembangkan di Gunungkidul sebagai sumber energi alternatif, namun untuk proses produksi maupun pengolahannya hingga menjadi bioenergi, masih menunggu investor. “Karena itu kami juga berharap agar Komisi VII DPR RI dapat membantu mencarikan investor tersebut,” ucap Badingah.

Sedang untuk tanaman singkong seluas 662.000 hektar direncanakan untuk mendukung penyediaan bahan energi etanol. Sebelumnya singkong tersebut diproses lebih dulu menjadi gaplek, mengingat harga gaplek lebih baik dibandingkan harga singkong basah, yaitu sekitar Rp 700 perkilogram untuk gaplek dan hanya Rp 150-Rp 200 perkilogram untuk singkong basah.

Mengenai pengembangan sumber energi di Parangracuk Gunungkidul, Wabup Gunungkidul mengungkapkan, pihak Pemkab Gunungkidul telah bekerjasama dengan BPPTK. Di kawasan tersebut telah diujicobakan Pembangkit Listrik Tenaga Gelombang (PLTG), Pembangkit Listrik Tenaga Angin (PLTA), serta Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). “Listrik tenaga surya ini sedang dikembangkan di Pantai Gesing Panggang, khususnya untuk rumah Transmigrasi Ring I, di mana di daerah tersebut belum ada listrik dan jauh dari jaringan listrik yang ada,” paparnya. (San/Fia/Jon).

Sumber: http://www.kr.co.id/article.php?sid=102407

One Response to “Sungai Bribin Tersumbat, Diledakkan; Akibat Gempa, Longsoran Capai 1000M3”

  1. […] Gambar-gambarnya peta model sungai bawah tanah SUMBER […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: