PERANAN GEOMORFOLOGI DALAM KAJIAN KERENTANAN AIR BAWAH TANAH KARST
Posted by gunungsewu on November 24, 2006
Oleh : Tjahyo Nugroho Adji
Kelompok Studi Karst, Fakultas Geografi UGM, Yogyakarta, 55281
Telp. :62-8122967492 ; email: adji_bruang@yahoo.com
ABSTRAK
Karst merupakan daerah berbatuan gamping dan dikenal sebagai kawasan yang unik secara geomorfologi karena bentuklahan permukaannya yang ”cantik” dan spesifik yang tidak dapat ditemukan pada unit geomorfologi yang lain. Meskipun demikian, karena sifatnya yang mudah larut dalam air, topografi karst memilki sistem air bawah permukaan yang dominan berupa lorong-lorong solusional dan sangat rentan terhadap degradasi, terutama terhadap kontaminasi air bawah tanah. Hal ini disebabkan karena cepatnya aliran air serta minimnya mekanisme filter pada lorong-lorong sistem bawah tanah. Tulisan ini membahas bagaimana metode-metode klasifikasi yang sudah dikembangkan untuk menilai tingkat kerentanan terhadap pencemaran air di kawasan karst serta mengkaji peran parameter geomorfologi yang digunakan pada metode-metode tersebut. Tulisan ini akan didahului dengan sedikit deskripsi mengenai geomorfologi karst dan kemudian banyak mengetengahkan contoh-contoh cara mengklasifikasikan kerentanan air bawah tanah karst, dan memberi justifikasi tentang andil parameter-parameter geomorfologi yang digunakan.
Kata kunci : metode, kerentanan karst, geomorfologi