Gunung Sewu

Indonesian Cave and Karst Journal

Archive for November 22nd, 2006

ADAPTASI TERHADAP KELANGKAAN SUMBERDAYA ALAM KARST

Posted by gunungsewu on November 22, 2006

Oleh:Arzyana Sunkar

Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata,

Fakultas Kehutanan IPB

ABSTRAK

Ketergantungan yang tinggi terhadap lahan untuk kebutuhan hidupnya serta menghadapi kenyataan kelangkaan sumberdaya alam yang mendukung produktifitas lahan, yaitu air, tanah dan lahan, telah membuat para petani di Kecamatan Rongkop, Tepus dan Ponjong, Kabupaten Gunungkidul, mengembangkan strategi-strategi pemanfaatan sumberdaya alam yang mampu meningkatkan efisiensi produktifitas lahan mereka. Pada ketiga kecamatan ini, masyarakatnya menggunakan cara-cara tradisional untuk mengkonservasi dan memanfaatkan sumberdaya alam secara efisien yang sangat dipengaruhi oleh bagaimana masyarakat menilai sumberdaya-sumberdaya alam tersebut secara sosial dan budaya. Nilai-nilai sosial dan budaya merupakan konsep kunci untuk memahami pola adaptasi para petani terhadap lingkungannya serta motivasi di balik pemanfaatan sumberdaya alam. Bagi para petani, masyarakat dipandang sebagai sumber keamanan dan alam sebagai sumber kehidupan.

Terdapat 3 pola adaptasi terhadap kelangkaan sumberdaya karst di Gunung Sewu, yaitu adaptasi budaya melalui filosofi hidup; adaptasi fisik yang terdiri dari adaptasi terhadap ketidaksuburan tanah melalui agrosilvopastur, input pertanian dan manajemen limbah rumahtangga, adaptasi terhadap keterbatasan luas lahan subur melalui pengembangan pekarangan, penggunaan kantung-kantung batukapur (limestone pockets), serta adaptasi terhadap kelangkaan air melalui sistem pertanian dan seleksi tanaman, waktu bera, konservasi air secara tradisional; dan adaptasi sosial melalui migrasi musiman, pola konsumsi, pendidikan serta jumlah anak.

Kata kunci : adaptasi, karst Gunung Sewu, pemanfaatan sumberdaya alam

Posted in Vol 1 No 2 Nov 2005 | 2 Comments »

GEOLOGI PENGEMBANGAN WILAYAH KAWASAN KARST

Posted by gunungsewu on November 22, 2006

Oleh: IR. Srijono, M.S.

Jurusan Teknik Geologi, Fakultas Teknik UGM

ABSTRAK

Rencana tata ruang kawasan karst perlu memadukan upaya perlindungan dengan pola pemanfaatan lahan berbasis sumberdaya lokal, dan strategi pengembangan wilayah & penataan ruang, inventarisasi & evaluasi geologi lingkungan.

dcp_0303.JPGGeologi Pengembangan Wilayah (GPW) merupakan cabang geologi, menerapkan pemikiran geologi dalam perencanaan pengembangan wilayah, bermanfaat dalam mendukung mata kuliah Geologi Lingkungan, Eksplotasi Tambang, dan Eksploitasi Airtanah. Sub Pokok Bahasan mencakup: ikhtisar bentangalam kawasan karst, potensi sumberdaya geologi kawasan karst, potensi bencana geologi kawasan karst, metode pengembangan wilayah kawasan karst, dan analisis & manajemen resiko.

Klasifikasi bentangalam kawasan karst terdiri dari karst mikro dan makro, atau eksokarst dan endokarst, atau mesokarst dan holokarst. Potensi sumberdaya geologi kawasan karst terdiri dari sumberdaya lahan, dan bahan galian. Bahan galian terbanyak kelompok BGG-C jenis batugamping mecakup air bawah tanah, dalam jumlah sedikit dijumpai BGG-B antara lain flour/F dan mangan/Mn, serta dijumpainya mineralisasi emas/Au meskipun langka. Potensi bencana geologi kawasan karst berpangkal tolak dari pembawaan batugamping yang mudah mengalami pelarutan oleh air, dan rapuh; mengakibatkan potensial terjadi longsor lahan pada eksokarst, runtuh atap gua, banjir pada sungai bawah tanah. Selain bencana alami, berpotensi terjadi bencana geologi buatan, yaitu longsor lahan akibat penambangan, penurunan topografi dapat berlanjut kepada perubahan tata air permukaan dan bawah permukaan. Metode geologi pengembangan wilayah kawasan karst mengikuti alur pikir: inventarisasi dengan pemetaan, klasifikasi, zonasi dan evaluasi tapak peruntukan rencana.

 

Kata kunci : geologi, pengembangan wilayah karst, bentangalam


[1] Makalah ini telah dipresentasikan pada Seminar Nasional Pertanian Kawasan Karst Regional Selatan-selatan Jawa, di Universitas Negeri Soedirman Purwokerto, 6-7 Agustus 2005

 

Posted in Vol 1 No 2 Nov 2005 | 2 Comments »